Stasiun Antariksa Internasional ISS Ultah ke-15


HeadlineStasiun antariksa internasional, ISS, dikabarkan baru saja merayakan ulang tahun ke-15.
International Space Station (ISS) merayakan hari jadi ke-15 sejak pertama kali diterbangkan ke orbit pada 1998, demikianMashable.

Saat ini ISS tercatat sebagai struktur bangunan terbesar buatan manusia di luar angkasa.

ISS berukuran sebesar lapangan bola dan memiliki enam kamar untuk para astronotnya.

Sebelum resmi dinamakan ISS, pertama kali modul ujicobanya bernama Zarya ('Matahari' dalam bahasa Rusia). Ada lima agensi lantariksa dari 15 negara yang berkontribusi di proyek ini.

Selama 15 tahun pula para kru dan astronot dari berbagai negara dirotasikan untuk tinggal dan mengoperasikan ISS.
sumber:http://teknologi.inilah.com/read/detail/2049361/stasiun-antariksa-internasional-iss-ultah-ke-15
Read More....

Misteri Balon Tempur Berhantu di Perang Dunia II


Sebelum era jet tempur lalu-lalang, balon udara masih dimanfaatkan sebagai kendaraan tempur, terutama di Perang Dunia I dan II. Pasukan Jerman sudah menggunakan balon udara sebagai kendaraan tempur, berkat modifikasi yang dilakukan ilmuwan bernama Count Ferdinand von Zeppelin antara 1914 hingga 1918. Zeppelin menyulap balon udara menjadi armada udara yang digunakan untuk menjatuhkan bom atau memantau pasukan musuh dari udara.
Misteri Balon Tempur Berhantu di Perang Dunia IITapi balon tempur tak hanya menarik dibahas dari sisi teknologi, tapi juga memiliki misteri. Salah satu misteri terbesar terkait balon udara atau blimp ini terjadi di Perang Dunia II. Saat itu muncul keanehan yang masih menyisakan tanda tanya, yaitu mengenai kehadiran Balon Tempur Berhantu.
Seperti apa? Begini ceritanya.
Perang Dunia II merupakan masa yang sangat krusial bagi Amerika Serikat. Ketika itu, tahun 1942, Jepang memiliki armada pesawat tempur yang ditakuti Amerika Serikat. Tentu saja ketakutan ini terbukti ketika pasukan pesawat tempur Jepang meluluhlantakkan pangkalan tempur AS di Pearl Harbour, Hawaii pada Desember 1941. Setelah serangan Pearl Harbour, AS takut Jepang menyerang dan menghancurkan kawasan West Coast atau Pesisir Barat AS.
AS pun tak tinggal diam. Sebanyak 12 unit blimp tempur disiapkan untuk berpatroli dan menjaga sepanjang pesisir California. Tapi 12 blimp milik Squadron 32 ini malah jadi misteri sendiri. Terutama ketika salah satu blimp itu jatuh di jalanan di Kota Daley, California.
Saat blimp itu terhempas ke tanah, banyak yang menduga dua awak yang mengendarainya tewas. Malah sebuah kejutan yang didapat: Blimp itu diduga terbang tanpa awak. Sebab tak ada satu jenazah pun ditemukan.
Ketika itulah legenda “Blimp Berhantu” muncul di California. Sejarawan Ken Gillespie yang ketika itu tinggal di Daley City mengatakan:
“Mustahil jika awak itu tak terlihat oleh siapapun. Tapi tak ada yang melihat siapapun di blimp itu. Tak ada yang melihat ada awak yang lompat keluar, tak ada jejak mereka sama sekali,” kata dia seperti dikutip dari Unsolved.Lalu siapakah yang mengendarai blimp? Ada baiknya untuk ditelusuri sejak blimp itu lepas landas.
balon Tempur BerhantuLegenda “Blimp Berhantu” ini bermula di San Francisco pada 16 Agustus 1942. Di Minggu pagi yang cerah itu, blimp tempur dengan nomor Flight 101 lepas landas, dan dikendarai oleh Lt Ernest DeWitt Cody (27 tahun) dan bawahannya yang bernama Charles Ellis Adams (34 tahun). Keduanya dinilai sangat berpengalaman. Karena itu ketika ada hal yang dianggap aneh terjadi selama penerbangan berlangsung.
Salah satunya diungkap Riley Hill, teknisi mesin yang harusnya ikut dalam misi penerbangan bersama Cody dan Adams. Menurut Hill, Adams sering membawa blimp besar dan tak pernah mengendarai blimp kecil. Apalagi misi yang dilakukan Flight 101 hanyalah penerbangan indoktrinasi yang jadi dasar penerbangan.
Keanehan lain, Hill diperintah untuk turun dan tak perlu mendampingi keduanya. Hill ketika itu menganggap kelembaban udara menyebabkan tak aman jika blimp ditumpangi tiga orang. Entah apakah ada alasan lain, sebab Cody dan Adams tak memberikan alasan jelas.
Blimp itu kemudian menuju Treasure Island di San Francisco Bay, melewati Jembatan Golden Gate. Setelah itu menuju daerah terpencil di Kepulauan Farallon, sekitar 25 mil di lepas pantai. Baru kemudian Flight 101 melanjutkan ke Point Reyes, lalu menyusuri garis pantai California.
Fase pertama disebut berjalan mulus. Tapi sekitar 90 menit kemudian, Cody sempat menghubungi markas skuadron melalui radio. “Posisi empat mil di sisi timur Farallones. Standby,” ucapnya. Ternyata itu kontak terakhir yang dilakukan Flight 101. Setelah itu, tak ada lagi kabar dari awaknya.
Tiga jam setelahnya, masih tak ada kabar. Komandan Skuadron pun mulai resah. Tapi blimp tak jua memberikan jawaban. Sekalipun ada jawaban, bukan dari Flight 101 tapi laporan yang menyebut blimp itu keluar dari lintasan hingga delapan mil.
Seorang perenang bernama Capulvea mengaku melihat benda besar itu melayang di atasnya, tak jauh dari permukaan laut. Lalu roda di blimp itu terseret saat menyentuh pasir pantai. Blimp itu kemudian jatuh.
Ada ratusan orang yang melihatnya. Tapi tak ada yang melihat Cody atau Adams. Pintu juga terlihat terbuka, tapi tentu sangat aneh jika dalam keadaan terbang. Keanehan lain, sebuah mikrofon terkait di loudspeaker di bagian luar gondola (bagian di bawah balon yang menjadi kokpit sekaligus kabin penumpang).
“Ignition switch masih dalam keadaan baik. Radio juga masih hidup. Tak ada yang menyentuh valve bahan bakar. Blimp itu masih dalam keadaan sama seperti ketika saya cek. Setidaknya masih ada bahan bakar untuk penerbangan enam jam,” kata Riley Hill.
Lalu ke mana Cody dan Adams? Entahlah.
Investigasi resmi Angkatan Laut AS mengatakan ada kemungkinan salah satu awak itu berusaha memperbaiki kerusakan di luar gondola. Awak yang satunya kemudian berusaha membantu. Tapi keduanya kemudian jatuh saat berusaha memperbaiki. Tapi dianggap sebuah keanehan, mengapa keduanya tak memberikan laporan saat terjadi gangguan? Apalagi Riley Hill mengatakan blimp itu tak terlihat adanya tanda kerusakan.
Ada juga teori yang menyebut Cody dan Adams sempat memergoki kapal selam, tapi keduanya malah gagal melawan dan dijadikan tahanan. Lagi-lagi jadi pertanyaan, mengapa Cody dan Adams tak melapor saat melihat ada tanda-tanda musuh?
Setahun kemudian, Cody dan Adams dinyatakan tewas, meski jenazahnya tak pernah ditemukan. Setelah perang usai, blimp itu pun lebih dikenal dengan sebutan Goodyear Blimp. Ini disebabkan Goodyear menggunakannya untuk promosi, dan sering digunakan untuk melayang saat ada pertandingan olahraga besar di AS.
sumber:http://neomisteri.com/2013/11/misteri-balon-tempur-berhantu-di-perang-dunia-ii/
Read More....

Kapal Selam Jerman Era Hitler U-Boat Ditemukan di Perairan Karimun



Jakarta - Ada temuan mengejutkan yang didapatkan peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional di perairan Karimun Jawa, Jepara, Jateng. Sebuah bangkai kapal selam legendaris U-Boat yang legendaris di era Hitler ditemukan di dasar laut.

Tim dari Arkeologi Nasional menemukan bangkai kapal itu dalam pencarian pada 4-17 November lalu. "Ini berawal dari informasi nelayan," kata Ketua Tim Priyatno Hadi saat berbincang dengan detikcom, Selasa (19/11/2013) malam.
 

Sejumlah peneliti ikut terjun dalam pencarian kapal itu. Salah satunya Shinatria Adhityatama yang juga peneliti di Arkeologi Nasional dan temannya Mada Ramadan. Kapal itu U-Boat jenis 168. 


Tim berangkat dari Pulau Karimun menuju lokasi yang dituju dengan menyewa kapal sembako. Mereka juga membawa alat pemindai yang bisa mengetahui posisi sebuah benda di dasar laut. Tim penyelam lokal di Yogyakarta juga dilibatkan.

"Kapal ini peninggalan Jerman. Di di dalam kapal ada logo Nazi. Ini kapal U-Boat yang bentuknya seperti kapsul. Kapal selam ini bagian buritannya sudah tidak ada, sepertinya dihantam torpedo dulunya," terang Priyatno.

Bangkai kapal selam sepanjang 47 meter itu kemudian diteliti. Banyak ditemukan benda-benda milik penghuni kapal. Walau di kapal itu lumpur sudah banyak menutupi. Bangkai kapal ini dahulu tak sengaja ditemukan nelayan kala menjaring ikan. 


"Ada piring, kancing, alat selam," jelasnya.

Kapal itu belum dieskavasi secara tuntas. Dengan keterbatasan peralatan dan cuaca yang yang tak bisa diprediksi, tim peneliti meninggalkan lokasi itu.

"Nanti kita akan eskavasi lagi. Sekarang yang penting dijaga dari penjarah barang langka dan besi bekas," tutupnya.


kalo memang benar itu milik nazi,
lalu mau kemana mereka sampe melintasi laut jawa?



Original Posted By Untuk apa Hitler kirim kapal selam U-Boat Nazi ke Laut Jawa?

Bangkai kapal selam Nazi Jerman tipe Unterseeboot atau U-Boat ditemukan di dasar Laut Jawa. Hal ini memperkuat fakta sejarah Jerman mengerahkan kapal-kapal selam andalannya ke Samudera Hindia. Sebenarnya untuk apa Hitler mengirim U-Boat ke Laut Jawa?

Arkeolog dan penyelam yang menemukan bangkai U-Boat, Shinatria Adhityatama (25), meyakini saat perang dunia II, cukup banyak kapal selam Jerman yang lalu lalang di perairan Indonesia. Kekuatan Kapal Selam U-Boat tergabung dalam Monsoon Group atau The Gruppe Monsun.

"Dari data kami jumlahnya cukup besar, bahkan mencapai satu armada. Dari Prancis saja dikirim 11 kapal, tapi yang sampai di Indonesia diperkirakan cuma 5 atau 6. Belum dari pangkalan U-Boat lain karena kita tahu, pangkalan U-Boat di Eropa ada di beberapa tempat, seperti Norwegia dan lainya," kata Shinatria saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (19/11) malam.

Menurut Shinatria, U-Boat bertugas untuk menghancurkan garis suplai sekutu dari Asia Tenggara. Termasuk jalur logistik Inggris dari India.

"Mereka juga bekerjasama dengan Jepang sebagai sekutu. Jerman membantu mengamankan perairan Pasifik yang dikuasai Jepang," jelasnya.

Selain Jerman dan Jepang juga berbagi teknologi militer. Mereka juga diduga berbagi pangkalan kapal selam. Saat Perang Dunia, diketahui ada pangkalan U-Boat di Pulau Penang, Batavia dan Surabaya.

"Jadi mereka melakukan operasi gabungan di Indonesia. Di perairan inilah satu-satunya ada operasi gabungan angkatan laut Jerman dan Jepang," tutur Shinatria.

Bangkai kapal selam itu ditemukan 10 jam pelayaran dari Pulau Karimun Jawa. Lokasi bangkai kapal ada di kedalaman 13-16 meter di bawah permukaan laut. Diduga kapal karam karena ditorpedo.

U-Boat adalah kapal selam andalan angkatan laut Hitler. Kapal selam ini menebar teror dan mengkaramkan puluhan kapal dagang dan kapal perang milik Sekutu. Kapal yang karam di Laut Jawa memiliki panjang 76 m dengan garis tengah 4,9 mete

Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/528c136ec1cb179f3300000f 
Read More....