Ilmuwan Temukan Udang Tengkorak Transparan


HeadlinePara ilmuwan telah menemukan jenis baru udang yang tengkorak dan kerangkanya terlihat transparan. Seperti apa?
Sekelompok ilmuwan AS menemukan udang jenis baru dengan kerangka transparan di dalam sebuah gua di pantai Catalina Island, wilayah California, demikian laporanIndependent.

Udang yang memiliki nama latin Liropus Minusculus tersebut ukurannya memang kecil, namun wujudnya cukup mengerikan.

Adalah para ilmuwan dari University of Seville yang pertama kali menemukan udang aneh tersebut.

Dari bentuk dan wujudnya, terlihat kalau udang ini hidup di perairan dalam dan wilayah gelap. 

sumber:http://teknologi.inilah.com/read/detail/2050854/ilmuwan-temukan-udang-tengkorak-transparan
Read More....

Pria ini Ciptakan Bola Dunia yang Bisa Memprediksi Bencana


Representatif Earth Literacy Program, Takemura Shinichi mampu menciptakan bola dunia yang nyata atau 'Tangible Earth' yang mampu memprediksi terjadinya bencana di suatu daerah tertentu dengan membaca data-data yang ada sebelumnya. Menurut Takemura, bola dunia 'Tangible Earth' ini dapat dioperasikan dengan sentuhan tangan, dan berukuran 1/10 juta dari ukuran aktual bumi (1,28 m). 
Alat ini dapat digunakan untuk mengamati kondisi bumi secara real time (dengan internet), melakukan simulasi pemanasan global, dan mengamati dinamika bumi, termasuk rute migrasi fauna di dunia seperti paus, burung, dan lainnya.
"Tangible Earth merupakan sebuah bola dunia yang menampilkan kondisi bumi secara visual yang dioperasikan dengan sentuhan tangan," kata Takemura di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI) Depok, Senin (25/11).
Selain itu alat tersebut katanya dapat mendeteksi dinamika bumi dari berbagai sudut pandang dan dapat menerima data baru selain 60 jenis data yang telah terprogram sebelumnya, seperti simulasi pemanasan global, topan, tsunami, dan pergerekan burung di dunia.
'Tangible Earth' juga katanya dapat digunakan untuk mengetahui keberbagai belahan dunia dan dapat disambungkan dengan mikrofon di lokasi tersebut untuk mendengarkan suara serangga maupun burung yang ada di daerah tersebut.
Ke depannya, Takemura berencana untuk menambahkan tidak hanya fenomena alam melainkan juga fenomena sosial ekonomi seperti persebaran penduduk, kepadatan penduduk, konsumsi energi, dan lainnya.
Seminar dihadiri oleh pencipta 'Tangible Earth' yang juga Representatif Earth Literacy Program Takemura Shinichi, Rektor UI Prof Dr Muhammad Anis, MMet beserta ratusan mahasiswa Eco Leaders, dan mahasiswa UI maupun perguruan tinggi lainnya.
Sementara itu, General Manager Human Resources Division IT Division Sudarmadi Salim mengatakan bahwa pihaknya telah memasang 1 unit Tangible Earth di AEON Mall Lake Town, Jepang, yang telah digunakan untuk berbagai kegiatan terkait dengan penanganan masalah lingkungan di dunia.
"Di dunia ini baru ada 20 unit 'Tangible Earth' yang telah dipasang di PBB, dan di berbagai kota dunia seperti Dubai, New York, dan Denmark," ujarnya.
Menurut dia, di Asia Tenggara belum ada yang memasang peralatan 'Tangible Earth' ini. Harga peralatan tersebut mencapai 40.000 dolar Amerika Serikat. Dia mengatakan bahwa peralatan tersebut mulai dirintis pada tahun 1997 dan dirilis pertama pada tahun 2002.
"Sekarang ini versi terbaru 'Tangible Earth' yang sudah disempurnakan darai sebelumnya," katanya.
Rektor UI Muhammad Anis mengatakan bahwa UI mendukung berbagai kegiatan yang dapat memicu kesadaran mahasiswa mengenai masalah lingkungan. "Dengan mengetahui 'Tangible Earth' ini dapat menambah pemahaman mahasiswa mengenai pemanfaatan alat teknologi tinggi sebagai bagian dari ilmu pengetahuan," kata Anis.
Seminar dihadiri oleh pencipta 'Tangible Earth' yang juga Representatif Earth Literacy Program Mr Takemura Shinichi, Rektor UI Prof Dr Muhammad Anis, M.Met beserta ratusan mahasiswa Eco Leaders, dan mahasiswa UI maupun perguruan tinggi lainnya.
[ded]
                         




sumber:http://edan77.blogspot.com/2013/11/pria-ini-ciptakan-bola-dunia-yang-bisa.html
Read More....

Pria ini Ciptakan Bola Dunia yang Bisa Memprediksi Bencana


Representatif Earth Literacy Program, Takemura Shinichi mampu menciptakan bola dunia yang nyata atau 'Tangible Earth' yang mampu memprediksi terjadinya bencana di suatu daerah tertentu dengan membaca data-data yang ada sebelumnya. Menurut Takemura, bola dunia 'Tangible Earth' ini dapat dioperasikan dengan sentuhan tangan, dan berukuran 1/10 juta dari ukuran aktual bumi (1,28 m). 
Alat ini dapat digunakan untuk mengamati kondisi bumi secara real time (dengan internet), melakukan simulasi pemanasan global, dan mengamati dinamika bumi, termasuk rute migrasi fauna di dunia seperti paus, burung, dan lainnya.
"Tangible Earth merupakan sebuah bola dunia yang menampilkan kondisi bumi secara visual yang dioperasikan dengan sentuhan tangan," kata Takemura di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI) Depok, Senin (25/11).
Selain itu alat tersebut katanya dapat mendeteksi dinamika bumi dari berbagai sudut pandang dan dapat menerima data baru selain 60 jenis data yang telah terprogram sebelumnya, seperti simulasi pemanasan global, topan, tsunami, dan pergerekan burung di dunia.
'Tangible Earth' juga katanya dapat digunakan untuk mengetahui keberbagai belahan dunia dan dapat disambungkan dengan mikrofon di lokasi tersebut untuk mendengarkan suara serangga maupun burung yang ada di daerah tersebut.
Ke depannya, Takemura berencana untuk menambahkan tidak hanya fenomena alam melainkan juga fenomena sosial ekonomi seperti persebaran penduduk, kepadatan penduduk, konsumsi energi, dan lainnya.
Seminar dihadiri oleh pencipta 'Tangible Earth' yang juga Representatif Earth Literacy Program Takemura Shinichi, Rektor UI Prof Dr Muhammad Anis, MMet beserta ratusan mahasiswa Eco Leaders, dan mahasiswa UI maupun perguruan tinggi lainnya.
Sementara itu, General Manager Human Resources Division IT Division Sudarmadi Salim mengatakan bahwa pihaknya telah memasang 1 unit Tangible Earth di AEON Mall Lake Town, Jepang, yang telah digunakan untuk berbagai kegiatan terkait dengan penanganan masalah lingkungan di dunia.
"Di dunia ini baru ada 20 unit 'Tangible Earth' yang telah dipasang di PBB, dan di berbagai kota dunia seperti Dubai, New York, dan Denmark," ujarnya.
Menurut dia, di Asia Tenggara belum ada yang memasang peralatan 'Tangible Earth' ini. Harga peralatan tersebut mencapai 40.000 dolar Amerika Serikat. Dia mengatakan bahwa peralatan tersebut mulai dirintis pada tahun 1997 dan dirilis pertama pada tahun 2002.
"Sekarang ini versi terbaru 'Tangible Earth' yang sudah disempurnakan darai sebelumnya," katanya.
Rektor UI Muhammad Anis mengatakan bahwa UI mendukung berbagai kegiatan yang dapat memicu kesadaran mahasiswa mengenai masalah lingkungan. "Dengan mengetahui 'Tangible Earth' ini dapat menambah pemahaman mahasiswa mengenai pemanfaatan alat teknologi tinggi sebagai bagian dari ilmu pengetahuan," kata Anis.
Seminar dihadiri oleh pencipta 'Tangible Earth' yang juga Representatif Earth Literacy Program Mr Takemura Shinichi, Rektor UI Prof Dr Muhammad Anis, M.Met beserta ratusan mahasiswa Eco Leaders, dan mahasiswa UI maupun perguruan tinggi lainnya.
[ded]
                         




sumber:http://edan77.blogspot.com/2013/11/pria-ini-ciptakan-bola-dunia-yang-bisa.html
Read More....

Pria ini Ciptakan Bola Dunia yang Bisa Memprediksi Bencana


Representatif Earth Literacy Program, Takemura Shinichi mampu menciptakan bola dunia yang nyata atau 'Tangible Earth' yang mampu memprediksi terjadinya bencana di suatu daerah tertentu dengan membaca data-data yang ada sebelumnya. Menurut Takemura, bola dunia 'Tangible Earth' ini dapat dioperasikan dengan sentuhan tangan, dan berukuran 1/10 juta dari ukuran aktual bumi (1,28 m). 
Alat ini dapat digunakan untuk mengamati kondisi bumi secara real time (dengan internet), melakukan simulasi pemanasan global, dan mengamati dinamika bumi, termasuk rute migrasi fauna di dunia seperti paus, burung, dan lainnya.
"Tangible Earth merupakan sebuah bola dunia yang menampilkan kondisi bumi secara visual yang dioperasikan dengan sentuhan tangan," kata Takemura di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI) Depok, Senin (25/11).
Selain itu alat tersebut katanya dapat mendeteksi dinamika bumi dari berbagai sudut pandang dan dapat menerima data baru selain 60 jenis data yang telah terprogram sebelumnya, seperti simulasi pemanasan global, topan, tsunami, dan pergerekan burung di dunia.
'Tangible Earth' juga katanya dapat digunakan untuk mengetahui keberbagai belahan dunia dan dapat disambungkan dengan mikrofon di lokasi tersebut untuk mendengarkan suara serangga maupun burung yang ada di daerah tersebut.
Ke depannya, Takemura berencana untuk menambahkan tidak hanya fenomena alam melainkan juga fenomena sosial ekonomi seperti persebaran penduduk, kepadatan penduduk, konsumsi energi, dan lainnya.
Seminar dihadiri oleh pencipta 'Tangible Earth' yang juga Representatif Earth Literacy Program Takemura Shinichi, Rektor UI Prof Dr Muhammad Anis, MMet beserta ratusan mahasiswa Eco Leaders, dan mahasiswa UI maupun perguruan tinggi lainnya.
Sementara itu, General Manager Human Resources Division IT Division Sudarmadi Salim mengatakan bahwa pihaknya telah memasang 1 unit Tangible Earth di AEON Mall Lake Town, Jepang, yang telah digunakan untuk berbagai kegiatan terkait dengan penanganan masalah lingkungan di dunia.
"Di dunia ini baru ada 20 unit 'Tangible Earth' yang telah dipasang di PBB, dan di berbagai kota dunia seperti Dubai, New York, dan Denmark," ujarnya.
Menurut dia, di Asia Tenggara belum ada yang memasang peralatan 'Tangible Earth' ini. Harga peralatan tersebut mencapai 40.000 dolar Amerika Serikat. Dia mengatakan bahwa peralatan tersebut mulai dirintis pada tahun 1997 dan dirilis pertama pada tahun 2002.
"Sekarang ini versi terbaru 'Tangible Earth' yang sudah disempurnakan darai sebelumnya," katanya.
Rektor UI Muhammad Anis mengatakan bahwa UI mendukung berbagai kegiatan yang dapat memicu kesadaran mahasiswa mengenai masalah lingkungan. "Dengan mengetahui 'Tangible Earth' ini dapat menambah pemahaman mahasiswa mengenai pemanfaatan alat teknologi tinggi sebagai bagian dari ilmu pengetahuan," kata Anis.
Seminar dihadiri oleh pencipta 'Tangible Earth' yang juga Representatif Earth Literacy Program Mr Takemura Shinichi, Rektor UI Prof Dr Muhammad Anis, M.Met beserta ratusan mahasiswa Eco Leaders, dan mahasiswa UI maupun perguruan tinggi lainnya.
[ded]
                         




sumber:http://edan77.blogspot.com/2013/11/pria-ini-ciptakan-bola-dunia-yang-bisa.html
Read More....

5 Aplikasi BBM Dalam Satu Smartphone


kan baru baru ini android mengeluarkan aplikasi BBM for Android & Iphone 


tapi masih banyak yang belum tau kalo pengguna BBM for android & Iphone bisa mempunyai 5 aplikasi BBM dalam 1 smartphonenya, dan kelima aplikasi nya memiliki 5 pin yang berbeda. kalo agan agan sekalian pengen punya pin BBM lebih dari satu terutama buat para playboy / playgirl dan juga para pedagang online juga bermanfaat loh gan ini ane kasih tau link nya download nya.





Bebelum download dari link di atas jangan lupa agan agan buat Blackberry ID nya dulu jadi
kalo nongol gambar kayak di bawah 







selesai deh  



Read More....

Mungkinkah UFO Ini Penyebab Tornado di Chicago?


HeadlinePenampakan UFO kembali terekam kamera dalam bencana alam. Ini semakin mengaitkan UFO ada kaitannya dengan berbagai bencana tersebut.

Sebuah UFO terekam di kamera muncul sewaktu terjadinya bencana tornado hebat di Chicago, AS pada 17 November 2013 lalu. Penampakan UFO ini terjadi di Noblesville, Indiana, Chicago bagian timur, seperti dilansir UFOSightingsDaily.

Sebelum Anda berpendapat ini hanyalah balon, burung atau pesawat biasa, perhatikan bahwa UFO tersebut bergerak dari kecepatan tinggi ke rendah, bahkan bergerak ke bawah dengan sangat cepat. UFO ini mengubah arah dengan cara di luar akal sehat atau teknologi normal.

Mungkin pertanyaan besarnya adalah apakah UFO ini terkait bencana Tornado tersebut?
Masih ingatkah Anda pada tornado serupa yang terjadi di Oklahoma, AS pada 20 Mei 2013 silam juga memperlihatkan sejumlah UFO yang muncul ketika badai tersebut berlangsung.

Para pengamat UFO terkemuka di dunia memang banyak mengaitkan UFO dan makhluk luar angkasa ada di belakang sejumlah bencana alam, karena pada sebelum atau sesudah terjadinya bencana banyak dilaporkan penampakan UFO.

Sejumlah saksi banyak melihat penampakan UFO sebelum bencana gempa dan tsunami dahsyat yang terjadi di Aceh pada 2004, Haiti pada 2010, dan Jepang pada 2011.

UFO dan makhluk angkasa luar juga banyak dikaitkan dengan sejumlah bencana alam besar yang terjadi di masa lampau seperti letusan gunung berapi, banjir besar, dan jatuhnya benda langit dari luar angkasa.

Para pengamat UFO menduga UFO dan makhluk luar angkasa mengendalikan bencana tersebut untuk secara perlahan membentuk peradaban baru dari manusia.

Simak video UFO di tornado Chicago tersebut di bawah ini.

Read More....

Jika Komet ISON Hancur, Bumi Tetap Aman


HeadlineKomet ISON bakal menjadi komet paling terang abad ini. Namun jika komet tersebut akhirnya justru hancur karena matahari, bumi pasti tetap aman.

Komet ISON bakal mencapai permukaan matahari di akhir bulan ini dan para astronom tengah berharap bakal mendapatkan pemandangan yang fantastis. Tetapi sejumlah ilmuwan mengatakan, komet dapat memecah dan menguap sebelum menyelesaikan perjalanannya menuju matahari.

Josh Barker dari pusat antariksa nasional di Leicester, Inggris mengatakan bahwa ISON terancam hancur karena tarikan gravitasi dan energi surya dari matahari.

"ISON bisa menjadi komet abad ini jika semuanya berjalan lancar, dan akan menjadi salah satu komet paling terang dalam kehidupan manusia saat ini dan di sejarah, sehingga akan sangat menarik walaupun ada potensi kesalahan," katanya seperti dikutip SkyNews. 

Para ahli mengatakan hancurnya komet tidak akan menimbulkan ancaman ke bumi karena fragmen pecahannya akan terus mengikuti lintasan yang sama seperti tujuan asalnya.

Pada 28 November, ISON diprediksi akan mencapai titik terdekatnya dengan matahari atau disebut perihelion.

ISON seharusnya dapat dilihat dengan mata telanjang di mana saja dari periode akhir November sampai pertengahan Januari. Waktu terbaik untuk melihatnya adalah di pagi hari sebelum matahari terbit di cakrawala bagian timur.

Selain keindahan cahayanya, ISON juga sering dikaitkan dengan teori konspirasi termasuk teori bahwa sebenarnya ISON adalah sebuah UFO karena sering tertangkap kamera memiliki sayap di kedua sisinya seperti sebuah pesawat.

sumber:http://teknologi.inilah.com/read/detail/2050128/jika-komet-ison-hancur-bumi-tetap-aman
Read More....

2016, Mobil Listrik Nasional Siap Produksi Massal


HeadlineYogyakarta - Tahun 2016 mendatang menjadi target pemerintah, Kemenristek, LIPI dan pihak terkait lainnya untuk memproduksi mobil listrik secara massal. Apa saja langkah yang telah dan akan dilakukan untuk mewujudkannya?

Selaras dengan terus dilakukannya sosialisasi publik dan pelaksanaan ujicoba yang merupakan pengujian kelayakan teknologis, juga dilakukan serangkaian persiapan sosial-institusional untuk mengantarkan mobil listrik ini ke tahap produksi.

"Tahun 2016 sudah mulai diproduksi massal, walaupun sebenarnya di 2014 juga diharapkan dapat diproduksi secara terbatas untuk lembaga pemerintah baik pusat maupun daerah serta BUMN," ujar Menristek Gusti Muhammad Hatta dalam sambutannya pada sosialisasi publik 'IPTEK Kendaraan Massal Berbasis Listrik' di Yogyakarta, Kamis (21/11).

Kegiatan yang dilakukan antara lain formulasi regulasi mobil listrik untuk siap diproduksi. Regulasi itu mencakup kelembagaan yang akan memproduksi mobil, standarisasi izin kelayakan jalan, standarisasi komponen, infrastruktur, serta pihak yang memproduksi suku cadang.

Ada lima tahapan kunci dari pembuatan mobil istrik, yakni propulsi-transmisi, elektronik,platform, pengisian, dan baterai. Tahapan yang disebut terakhir dijelaskan Menristek adalah tahap yang belum dikuasai saat ini, bukan hanya Indonesia, tetapi juga dunia global secara keseluruhan.

"Dari lima tahapan kunci tersebut, empat di antaranya sudah kita kuasai. Yang belum adalah pembuatan baterainya, Ini yang perlu kita kuasai," sebutnya.
Menurut Menristek, yang perlu dikuasai saat ini adalah bagaimana membuat baterai yang berukuran kecil namun density-nya besar.

"Kita tidak perlu khawatir karena secara global pun masih perlu dikembangkan. Indonesia tidak ketinggalan," imbuhnya.

Dasep Ahmadi selaku investor dan peneliti independen menyatakan bahwa untuk versi prototipe, kekurangan lainnya adalah di stok komponen.

"Sejumlah komponen sulit ditemukan di Indonesia sehingga masih harus memesan dari luar. Performa komponen lokal juga perlu dipertimbangkan," jelasnya lagi.

Menristek kemudian menyebut bahwa kegiatan terpenting yang harus dilakukan sekarang adalah mengujicoba pada kondisi jalanan sebenarnya sebagai syarat menjadi prototipe produksi industri.

Dari langkah-langkah tersebut nantinya diharapkan kendaraan berbasis listrik bisa dipakai secara massal oleh bangsa Indonesia, diproduksi oleh industri lokal, dan dirancang oleh teknologi dan desainer lokal.
sumber:http://teknologi.inilah.com/read/detail/2049523/2016-mobil-listrik-nasional-siap-produksi-massal
Read More....

7 Instruksi Menkominfo Terkait Kasus Penyadapan


HeadlineMenkominfo, Tifatul Sembiring, hari ini (21/11) mengeluarkan tujuh instruksi terkait kasus penyadapan ke sejumlah pejabat tinggi RI oleh Australia. Apa saja?

Melalui akun Twitter, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan InformatikaMambruri @brurmabrur, melansir tujuh instruksi Menkominfo kepada sejumlah pimpinan operator telekomunikasi terkait kasus penyadapan.
Ketujuh instruksi tersebut adalah:

1. Memastikan keamanan jaringan yg digunakan sbg jalur komunikasi RI-1 dan RI-2 sesuai SOP pengamanan VVIP.

2. Memeriksa ulang seluruh sistem keamanan jaringan (umum-evaluasi).

3. Mengevaluasi outsourching jaringan (kalau ada). Perketat perjanjian kerjasama.

4. Memastikan hanya APH yg berwenang melakukan penyadapan gateway, seperti KPK-kepolisian-kejaksaan-PPATK-BIN dan BNN.

5. Memeriksa apakah ada penyusup-penyusup gelap penyadapan oleh oknum swasta ilegal.

6. Melakukan pengujian (audit) terhadap sistem perangkat lunak yg digunakan apakah adaback door atau bot net yg dititipkan vendor.

7. Melakukan pengetatan aturan terkait perlindungan data pelanggan, registrasi, informasi pribadi sebagai modern licensing.
sumber:http://teknologi.inilah.com/read/detail/2049340/7-instruksi-menkominfo-terkait-kasus-penyadapan
Read More....